Powered by Blogger.

Movement Changes









Selama banteng – banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membuat secarcik kain putih putih menjadi merah putih, maka selama itu kami tidak akan menyerah kepada siapapun juga, Allahu Akbar!”.


Inilah salah satu kutipan Bung Tomo kepada para pemuda Surabaya ketika memperjuangkan Surabaya dari penjajahan belanda. Dengan diiringi kalimat takbir serta semangat juang, pemuda Surabaya merubah anggapan ketidakmampuan karena kesederhanaan menjadi sebuah gerakan perubahan.




Lain bung tomo, lain juga Usamah Zaid Bin Haritsah r.a , seorang panglima perang termuda didunia sepanjang sejarah bahkan mungkin sepanjang zaman. Bayangkan saja dalam usia 17 tahun Usamah memimpin ribuan pasukan umat Islam, dalam perang mut’ah menuju sebuah peradaban besar dibawah kekaisan romawi dan pulang dengan kemenangan




Bung Tomo dan Usamah hanya 2 dari sekian banyak pemuda muslim yang berhasil mengukir sejarah. Ketika Usamah dalam usia 17 tahun sudah bisa menjadi panglima perang, Yang menjadi pertanyaan, apa yang telah kita lakukan dimasa muda yang sedang kita jalani? Apakah kita hanya bisa terdiam ketika bangsa diobok–obok oleh kaum penjajah modern? Apakah kita hanya bisa terdiam ketika pemuda yang harus disibukan dengan keilmuan malah disibukan dengan sebuah gerakan tawuran dijalanan ?. apakah ini namanya kemerdekan ?. Negri yang mencoba menjadi negri demokrasi ternyata banyak konpirasi . Negri dengan mayoritas Umat Islam terbesar di dunia ternyata tidak mengerti apa yang terdapat dalam kitab suci, negri yang katanya kaya tapi miskin. Maka pantaslah sebagian orang menyebut negri ini negri jadi – jadian, tak menjadi Negara demokrasi, tak menjadi Negara Islam pun tak menjadi Negara kaya raya




Kapan kita mau berubah menuju perbaikan ?, ketika kita hanya menunggu perubahan itu datang. Semestinya perubahan bukanlah sesuatu yang kita tunggu tapi kita lakukan. Tapi ingat Allah Swt berfirman dalam Q.S Ar – Rad ayat 11 “ sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum mereka keadaan mereka sendiri”.

Maka dari pada change your self. Tanamkanlah keimanan , setelah itu mari kita rapatkan barisan, karena Rosululloh Saw pernah bersabda ” tidak ada kemenangan kecuali dengan kekuatan dan tidak ada kekuatan kecuali dengan persatuan “, sering kali saya melihat bebek tidak tertabrak mobil ketika menyebrangi jalan karena bersama -bersama, tapi sering kali saya lihat anjing yang gagah perkasa tertabrak kendaran ketika melintasi jalan, karena berjalan sendirian.

Mari bangun sebuah peradan menuju kegemilangan agama dan bangsa . Sehingga suatu saat nanti kita bisa melihat kalimat Laillahaillohu ditiang – tiang dunia. Sehingga kita bisa mendengar suara adzan dan lagu Indonesia raya dikumandangkan dibulan, sebagai sebuah bukti majunya peradaban agama dan bangsa. Allohu ‘Alam Bis Shawab salam untukmu negri.

Sepenggal Surat Kartini









Kartini adalah satu dari pejuang indonesia yang mampu menjadi inspirasi bagi banyak orang. khusunya kaum perempuan di Indonesia. Dialah pahlawan bagi kaum hawa. Pemberani yang menentang adanya perbedaan hak bagi perempuan 

Sempat ia berkirim surat dengan tokoh dunia untuk membuka mata kepada dunia. Bahwa dirinya dan seluruh perempuan di indonesia mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Berikut salah satu suratnya yang ia kirim pada tanggal 1 Agustus 1903 dikala ia mengeluh mengatasi beban batinnya kepada Nyonya Abendanon :
   
"Ibu, Ibuku, apakah ini sungguh nasib anak Ibu? Apakah ini sungguh kemauan, kemauan suci Bapak Yang Maha Tinggi, yang oleh Nellie van Kol diajarkan kepada kami untuk mencintai-Nya di atas segala-galanya? Ada banyak sekali hal yang tampaknya merujuk ke situ :


Sebab hamba-hamba Allah ada senangnya,
Senang juga dalam tugas dan juang;
Hidup ada sisi gelapnya,
Jiwa mereka membawa terang.
Matilah yang berkembang di jalan dunia,
Tetapi untuk hati yang tenang dalam Yang Akbar,
dari dasar hidup yang mulia,
Tumbuh selalu semangat hidup yang segar.
Ingin benar saya menggunakan gelar tertinggi, yaitu: hamba Allah.





Ini Dia A New Blog


Assalammualaikum ..........

kubuka blog ini dengan salam, dihari yang pernah jadi saksi tentang emansipasi bertepatan dengan 24 april 2015.tepatnya ketika R.A Kartini memperjuangkan hak - hak wanita

insya Allah, kedepannya blog ini berisi tentang tulian motivasi, konfirasi dan yang lainnya...


so jangan lupa untuk terus kunjungi sekawanseptian.blogspot.com karena kita bersaudara.... yang langsung ataupun tidak langsung